Tuesday, 1 January 2013

DESKRIPSI MATA KULIAH WAJIB PROGRAM DOKTOR


1.            SIP91001                       Filsafat dan Metodologi Ilmu Pengetahuan


              Matakuliah ini bertujuan untuk memahami secara analistis dan mendalam kerangka berfikir, fungsi, metode ilmu pengetahuan dan dasar-dasar moralnya serta implikasi hubungannya dengan ”teori building” yang menjadi syarat bagi seorang kandidat doktor. Untuk itu, matakuliah dibagi menjadi 2 (dua) bagian. Bagian pertama membahas beberapa paradigma ilmu pengetahuan seperti epistomologi ilmu pengetahuan dengan model-modelnya; dimensi dualistik struktural serta hermeneutika teks dan realitas sosial. Bagian kedua membahas hubungan dan implikasi teoritis dari paradigma-paradigma ilmu pengetahuan dalam kajian ilmu politik; implikasi objektifitas ilmu pengetahuan dalam teori-teori ilmu politik; paradigma pengetahuan barat yang universal dan implikasinya di negara-negara berkembang serta peran moral dan etika dalam ilmu pengetahuan, dengan mengambil contoh penelitian-penelitian doktoral di Indonesia dan Asia.

 
Tuesday, 1 January 2013

DESKRIPSI MATAKULIAH WAJIB DAN PILIHAN PROGRAM MAGISTER

 

A.            MATA KULIAH WAJIB PROGRAM

 

1.      SIP 81011                Pemikiran Politik

 

Membahas pemikiran politik penting yang berkembang di Barat (Liberalisme, Komunisme, Fasisme). Pemikiran-pemikiran yang berkembang di Barat tersebut adalah hasil dari pemikiran sejumlah filosof seperti Locke, Rousseau, Montesqieu, dan Marx. Oleh karena itu mata kuliah ini mempelajari beberapa ahli  pikir/filosof yang memberikan sumbangan dan berperan besar di dalam pengembangan ideologi-ideologi tersebut.

 

2.      SIP 81012                Teori Ilmu Politik

 

Mata kuliah ini memberikan penjelasan dan pemahaman tentang Konsep dan teori dalam Ilmu Politik. Dalam pembahasan konsep-konsep dan teori Ilmu politik tersebut meliputi konsep tentang individualisme, kolektivisme, negara, kekuasaan, kewenangan dan legitimisai, hak, kewajiban dan kewarganegaraan, kesetaraan, Keadilan dan kesejahteraan, demokrasi, reformasi dan revolusi. Dengan demikian teori-teori yang dipelajari dikembangkan dari konsep-konsep tersebut di atas. Teori-teori yang diperkenalkan kepada mahasiswa dalam mata kuliah ini mempergunakan konstribusi pemikiran  Hannah Arendt yang melihat bahwa masalah politik merupakan partisipasi aktif dari kehidupan publik. Lebih jauh lagi dalam bangunan teorinya Arendt melihat bahwa masalah-masalah sosial menjadi masalah politik, dalam terminologi Arendt disebut the politisation of the social. Oleh karena itu dalam membangun topik atau subjek dari teori politik dibahas hal-hal yang menyangkut masalah keadilan sosial; teori demokrasi; teori politik feminism, post modernism dan gerakan-gerakan sosial baru serta perdebatan antara libertarianisme dan komunitarianisme. Di samping itu juga akan dibahas teori tentang kekuasaan dan teori tentang negara.

 
   1